Pharmacy


  Jurnal: What is a prescribing error? by: B Dean, N Barber, M Schachter (Quality in Health Care 2000;9:232–237) Apa itu prescribing error? Masalah utama dalam menafsirkan jumlah/angka kejadian prescribing error adalah defenisi error yang digunakan masih ambigu dan belum jelas. Ada banyak variasi terhadap prescribing error, misalnya Betz dan Levy memasukkan “peresepan obat tanpa informasi yang cukup pada pasien tentang penggunaan obat yang benar dan efek yang ditimbulkan”, sementara Tesh memasukkan “peresepan obat dengan nama dagangnya”, sementara yang lainnya tidak menganggap ini sebagai prescribing error. Sehingga, hampir tidak bisa untuk membandingkan data dari uji/studi berbeda. Sehingga diperlukan defenisi yang “clear” […]

Resume Jurnal: Prescribing Error


Haaaaaaaaaaai, masih lanjutan dari series (?) obat dengan indeks terapi sempit (narrow therapeutic window), kali ini adalah tentang obat golongan aminoglikosida. Untuk topik obat sebelumnya bisa dilihat di sini ya: Penyesuaian Dosis Vankomisin   Teofilin: Narrow Therapeutic Index Drug   Terapi Obat Digoksin   AMINOGLIKOSIDA Aminoglikosida adalah golongan antibiotik yang aktif bekerja menghambat bakteri gram postif dan negatif, yang digunakan untuk infeksi serius.   Beberapa contoh dari antibiotik golongan ini adalah: Amikacin, Gentamicin, Apramycin, Isepamicin, Arbekacin, Kanamycin, Astromicin, Micronomicin, Bekanamycin, Neomycin, Dibekacin, Netilmicin, Dihydrostreptomycin, Sisomicin, Streptomycin, Etimicin, Tobramycin, Framycetin   Mekanisme Kerja Aminoglikosida merupakan bakterisid. Mekanisme kerja belum diketahui pasti, […]

Terapi Obat Golongan Aminoglikosida



  Hellow evribadi, mau intermezzo dikit, kali ini seputar mitos dan fakta mahasiswa farmasi yang banyak beredar, btw ini based on my experience(s) ya, yours would be different or same, kalau ada tambahan silakan heuaheuaheaue. Mitos 1: Mahasiswa farmasi? musti tau semua obat-obatan dong faktanya, nggak juga, paling banter ya obat-obat yang sering masuk bahan kuliah/praktikum, atau obat-obat yang wajib diketahui, misalnya obat untuk hipertensi, diabetes, gagal ginjal dsb, karena kita juga masih belajar, seiring waktu dan bertambah pengalaman nanti juga bakal semakin banyak pengetahuan tentang obat. Mitos 2: Katanya kuliah di farmasi itu…. banyak laporan, tugas, jurnal, dll dll faktanya, emang banyak heuaheuahuea, […]

Mitos dan Fakta Kuliah di Farmasi


Dosis obat: banyaknya obat yang diberikan kepada pasien untuk mendapatkan efek obat yang diinginkan. Single dose: banyaknya obat yang diambil pada satu waktu Total dose (daily dose): banyaknya obat yang diambil selama jangka waktu pengobatan (bisa dibagi dalam dosis terbagi) Regimen dosis: jadwal pemberian obat, regimen dosis mencakup 3 bagian yaitu dosis obat, frekuensi dan lama pemakaian obat, misal: amoksisilin diberikan dalam dosis 500 mg, 3 kali sehari selama 7 hari.   Dosis obat bisa bervariasi berdasarkan usia pasien, beberapa istilah yang umum digunakan: Geriatri: Pasien lanjut usia Pediatri: Pasien anak-anak Neonatus (newborn): dari sejak lahir – 1 bulan Infant (bayi): 1 bulan – 1 […]

Perhitungan Dosis Obat (umum)



Teofilin merupakan salah satu obat dengan Indeks Terapi Sempit / Narrow Therapeutic Index, sehingga harus benar-benar diperhatikan penggunaannya. So, berikut penjabaran detail tentang obat ini yang aku rangkum dari 2 buku sumber (bisa dilihat di referensi), btw ini terjemahan sendiri jadi mohon jangan dicopy-paste seenaknya ya hehehe, cekidot: — Teofilin adalah senyawa metilxanthin yang digunakan untuk mengobati asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK, bronkitis kronis dan emfisema) dan apnea dini. Mekanisme Kerja Relaksasi otot polos bronkus dan stimulasi pernafasan bagian tengah.   Read also: Terapi Obat Digoksin   Interaksi Obat Teofilin umumnya berinteraksi dengan berbagai macam obat. Interaksi obat yang serius adalah […]

Teofilin: Narrow Therapeutic Index Drug


Poliuria Nokturnal (Nokturia) adalah kondisi kelebihan produksi urin pada malam hari, sehingga penderita akan cenderung terbangun pada malam hari untuk buang air kecil. Nokturia dapat disebabkan oleh CHF, diabetes melitus dengan pengontrolan yang tidak baik, obat atau penyakit kandung kemih/prostat. Obat yang pertamakali disetujui oleh FDA untuk pengobatan nokturia adalah Noctiva (Desmopressin asetat), dalam bentuk semprot hidung (nasal spray). Desmopressin merupakan agonis selektif pada reseptor V2 pada sel ginjal di duktus kolektivus, meningkatkan penyerapan air melalui ginjal, yang menyebabkan produksi urin berkurang. Noctiva digunakan setiap hari, sekitar 30 menit sebelum tidur. Obat ini hanya diberikan untuk pasien yang terbangun pada […]

Noctiva: Obat Baru untuk Pengobatan Poliuria Nokturnal



Hukum Raoult Tekanan uap campuran larutan adalah tekanan masing-masing komponen bila dijumlahkan Bagaimana cara menghitung tekanan uap campuran tsb? So, here we go.. 1. Hitung mol tiap komponen >> mol = massa (g) / BM 2. Hitung fraksi mol tiap komponen >> fraksi mol komponen 1 = mol komponen 1 / (mol komponen 1 + mol komponen 2) fraksi mol komponen 2 = mol komponen 2 / (mol komponen 1 + mol komponen 2) 3. Hitung tekanan parsial tiap komponen >> fraksi mol komponen dikalikan dengan tekanan uap murni komponen tsb 4. Hitung tekanan uap campuran >> tekanan parsial komponen 1 + tekanan parsial komponen 2   […]

Menghitung Tekanan Uap Campuran


ADR (Adverse Drug Reaction) atau dalam bahasa Indonesia disebut ROTD (Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan) seringkali dianggap sebagai efek samping obat. Dua istilah ini memang serupa, tapi tak sama. Untuk mengetahui perbedaan antara keduanya dapat ditinjau dari berbagai segi, yaitu: Defenisi: ADR adalah reaksi berbahaya dan tidak diinginkan yang terjadi pada dosis yang digunakan untuk pengobatan, diagnosis dan pencegahan penyakit, gangguan atau sindrom. Efek samping juga merupakan efek yang tidak diinginkan dari obat dan datang di bawah ADR. Efek samping juga disebut sebagai ADR tipe A. Angka kejadian: Angka kejadian efek samping lebih tinggi pada pasien jika dibandingkan dengan ADR. […]

Perbedaan ADR/ROTD dengan Efek Samping



Keuntungan: kadar obat dalam darah konstan, mencegah fluktuasi menghindari first pass effect metabolism di hati mengurangi frekuensi pemberian obat (ada patch yang dapat digunakan selama 7 hari) patch tidak mengiritasi dan penggunaan patch dapat dihentikan dengan mudah mudah digunakan dan dimonitor   No Nama Zat Nama Produk Jenis Patch Indikasi Frekuensi 1 Clonidin Catapres-TTS® Hipertensi 2 Ethinylestradiol (EO) dan norelgestromin (N) Ortho-Evra® Drug-in-adhesive Kontrasepsi Per-minggu 3 Fentanyl Duragesic® Drug-in-adhesive Analgesik Per-minggu 4 Lidocain Lidoderm® Reservoir Nalgesia untuk postherpetic neuralgia (PHN) dan sakit akibat virus varicella zoster Per-hari 5 Nikotin Habitrol®, Nicoderm-HQ ®, Nicotrol ®, Postrep® Kecanduan merokok Per-hari 6 Nitrogliserin […]

Transdermal Drug Delivery System


Hello, masih tentang suppositoria, kali ini tentang hitung-hitungannya, here we go.. Dalam pembuatan suppositoria, hal yang sangat perlu diperhitungkan adalah densitasnya. Kenapa? Berikut sedikit penjelasannya: Suppositoria umumnya terbuat dari bahan aktif dan basis yang diukur dengan satuan berat (gram atau miligram). Ketika dicampur, meleleh, dan dituangkan ke dalam cetakan suppositoria, akan menempati volume ruang cetakan. Karena bahan tadi diukur dengan satuan berat, sedangkan saat dicetak berupa volume, maka perlu diperhitungan densitas dan kalibrasi cetakan yang diperlukan untuk memberikan dosis yang akurat. Ketika zat aktif ditempatkan dalam basis suppositoria, akan menggantikan sejumlah basis tergantung pada densitasnya. Jika zat aktif memiliki densitas yang sama dengan basis, maka […]

Cara Menghitung Basis Sediaan Suppositoria