Kimia Bahan Alam


  Kajian kimia organik bahan alam meliputi senyawa-senyawa yang berasal dari sumber hayati seperti mikroorganisme, tanaman maupun hewan. Beragamnya senyawa yang berhasil ditemukan baik yang terjadi secara alami, merupakan salah satu pertimbangan perlunya pengkhususan dalam mempelajari senyawa-senyawa dari alam. Secara garis besar senyawa-senyawa tersebut dikelompokkan berdasarkan fungsi dan proses terbentuknya menjadi dua kelompok yaitu metabolit primer dan metabolit sekunder. Fungsi karbohidrat, protein, dan lemak pada makhluk hidup sudah jelas, antara lain karbohidrat sebagai sumber energi dan protein untuk pertumbuhan. Hal tersebut  berlaku secara umum pada semua makhluk hidup. Nutrien-nutrien tadi disebut sebagai metabolit primer. Tumbuhan pada saat kena hujan atau […]

Metabolit Primer dan Metabolit Sekunder


2
ANTRAKUINON        Kuinon adalah senyawa berwarna dan mempunyai kromofor dasar seperti kromoforpada benzokuinon, yang terdiri atas dua gugus karbonil yang berkonjugasi dengan duaikatan rangkap karbo-karbon. Untuk tujuan identifikasi kuinon dapat dibagi atas empatkelompok yaitu : benzokuinon, naftokuinon, antrakuinon dan kuinon isoprenoid.      Tiga kelompok pertama biasanya terhidroksilasi dan bersifat fenol serta mungkin terdapat dalambentuk gabungan dengan gula sebagai glikosida atau dalam bentuk kuinol. Golongan kuinon alam terbesar terdiri atas antrakuinon dan keluarga tumbuhan yang kaya akan senyawa jenis ini adalah Rubiaceae, Rhamnaceae, Polygonaceae. Antrakuinon merupakan kelompok yang terbesar, hampir semua senyawa ini adalah polefenol atau turunan alkoksinya dan mengandung […]

Antrakuinon dan Xanthon



Berikut adalah poster ilmiah yang saya buat dari Jurnal berjudul:   “UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL HERBA PEGAGAN (Centella siatica (L.) Urb) DENGAN METODE FOSFOMOLIBDAT” Nina Salamah, Liani Farahana Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Yogyakarta, Telp. (0274) 379418 Email: syifaniputri@yahoo.com

Poster Ilmiah


ISOLASI FENOLIK DARI RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica R.) I. PENDAHULUAN 1.1             Latar Belakang Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial)  yang tersebar di seluruh daerah tropis. Kata Curcuma berasal dari bahasa Arab Kurkum dan Yunani Karkom. Pada tahun 77-78 SM, Dioscorides menyebut tanaman ini sebagai Cyperus menyerupai jahe, tetapi pahit, kelat, dan sedikit pedas, tetapi tidak beracun. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia Selatan khususnya di India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia (Jawa), dan Filipina Bagian terpenting dari kunyit adalah bagian rimpangnya. Selama lebih dari 200 tahun rimpang kunyit dikenal memiliki spektrum yang luas dan digunakan sebagai obat […]

Isolasi Senyawa Fenolik dari Rimpang Kunyit