[Brosur] Cara Penggunaan Obat-obat Asma: Diskus Inhaler, Breezhaler dan Turbuhaler


Asma adalah penyakit inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai ransangan yang dapat menimbulkan gejala mengi, batuk, sesak nafas dan dada terasa berat terutama pada malam hari atau menjelang pagi yang umumnya bersifat reversible baik dengan atau tanpa pengobatan.


GEJALA ASMA

– Lebih dari satu gejala berikut: mengi, sesak nafas, batuk, dada terasa berat, terutama pada orang dewasa
– Gejala sering memburuk malam hari atau menjelang pagi
– Gejala bervariasi dari waktu ke waktu dan intensitasnya


FAKTOR PENCETUS SERANGAN ASMA

– Alergen : debu, spora jamur, tungau, bulu binatang, makanan (kacang, telur, susu sapi, penyedap, pengawet)
– Infeksi saluran pernafasan : sinusitis, polip hidung
– Tekanan jiwa
– Olahraga/kegiatan jasmani yang berat : lari cepat, bersepeda
– Obat-obatan : sensitive atau alergi terhadap obat tertentu seperti aspirin, NSAID, beta bloker


MACAM-MACAM ASMA

a. Asma alergik >> disebabkan allergen (misal serbuk sari, bulu binatang, makanan, jamur).
b. Asma nonalergik (idiopatik) >> tidak berhubungan dengan allergen spesifik. Pencetus serangan berupa common cold, emosi, dan polutan lingkungan.
c. Asma gabungan >> merupakan bentuk asma yang paling umum yang memiliki karakteristik dari bentuk alergik maupun nonalergik


CONTOH OBAT ASMA

– Salbutamol
– Teofilin
– Kortikosteroid, ex: fluticasone
– Terbutaline


CONTOH ALAT INHALER

– Inhaler biasa, contoh: Berotec®
– Diskus inhaler, contoh: Seretide®
– Breezhaler, contoh: Onbrez®
– Turbuhaler, contoh: Symbicort®


CARA PENGGUNAAN INHALER

INHALER– Kocok inhaler keatas dan kebawah sebelum digunakan (3-4 kali kocok).
– Lepaskan penutup pada inhaler.
– Hembuskan/buang nafas melalui mulut.
– Letakkan inhaler pada mulut diantara gigi.
– Bernafaslah secara perlahan. Tekan bagian atas inhaler sekali dan hirup perlahan namun sedalam mungkin.
– Lepaskan inhaler dari mulut, tutup mulut dan tahan nafas hingga 5-10 detik lalu hembuskan nafas.


CARA PENGGUNAAN DISKUS INHALER

DISKUS INH– Pegang diskus, letakkan ibu jari pada tempatnya, dorong ke arah kanan sampai terdengar bunyi ‘klik’
– Tekan tuas diskus untk menyiapkan obatnya
– Hisap obat dengan menarik nafas kuat dan dalam
– Keluarkan alat dari mulut
– Tahan nafas 5-10 detik, kemudian bernafaslah secara perlahan
– Tutup kembali alat dan berkumur dengan air hangat


CARA PENGGUNAAN BREEZHALER

BREEZHALER– Buka penutup alat
– Buka inhaler dengan cara : tahan bagian bawah inhaler dan buka pipa yang dimasukkan kemulut kea rah samping, maka inhaler tempat untuk meletakkan kapsul akan terbuka
– Masukkan kapsul ke dalam tempat kapsul.
– Tutup inhaler sampai bunyi ‘klik’
– Pada bagian kanan inhaler yang berwarna biru (tombol penekan kapsul) tekan pada kedua sisi 1 kali hingga bunyi klik
– Buang napas dengan kuat
– Masukkan inhaler ke dalam mulut dan tutup mulut rapat-rapat.
– Tarik napas dengan kuat sebisa mungkin.
-Setelah obat dihirup, makan tahan napas 5-10 detik, kemudian bernafaslah secara perlahan
– Setelah alat digunakan, buang kapsul kosong pada tempat peletakan kapsul., kapsul kosong dibuang ke tempat sampah.


CARA PENGGUNAAN TURBUHALER

TURBUHALER– Lepaskan tutup turbuhaler, tarik inhaler keatas
– Putar turbuhaler ke kanan selanjutnya kiri dengan cepat, kemudian akan terdengar suara “klik”
– Keluarkan /buang nafas
– Letakkan alat diantara mulut dan bibir, condongkan kepala kebelakang
– Hisap obat dengan menarik nafas kuat dan dalam
– Keluarkan alat dari mulut
– Tahan nafas 5-10 detik, kemudian bernafaslah secara perlahan


BROSUR
brosur ASMA COVER
BROSUR ASMA ISI

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *